BAAK, ITIC, LPSDM, dan program studi paparkan kebijakan pembelajaran, pemanfaatan LMS, hingga administrasi perkuliahan
Depok, 17 September 2026 – Jakarta Global University (JGU) menggelar Rapat Koordinasi Awal Perkuliahan bagi seluruh dosen pada Kamis, 17 September 2026, di Lecture Theatre 7 Jakarta Global University. Rapat ini digelar untuk mempersiapkan perkuliahan semester berjalan agar proses pembelajaran berjalan terarah, efektif, dan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.
Rapat koordinasi ini mempertemukan dosen dengan unit-unit kerja yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan perkuliahan. Setiap unit menyampaikan kebijakan dan prosedur di bidangnya masing-masing, sehingga dosen memperoleh gambaran utuh tentang hal-hal yang perlu disiapkan sebelum kelas dimulai.
Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) memaparkan mekanisme serta evaluasi proses pembelajaran, termasuk ketentuan akademik yang perlu menjadi acuan dosen selama semester berlangsung. Information Technology and Innovation Center (ITIC) kemudian menyampaikan optimalisasi penggunaan Learning Management System (LMS) Edlink sebagai platform pendukung pembelajaran, mulai dari pengelolaan kelas daring hingga distribusi materi kepada mahasiswa.
Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) menyampaikan kebijakan terkait kehadiran dan jam kerja dosen. Sementara itu, program studi membahas koordinasi bahan ajar, surat tugas mengajar, serta kelengkapan administrasi perkuliahan bersama dosen di lingkungannya masing-masing.
Koordinasi lintas unit seperti ini penting agar kebijakan akademik, sistem pembelajaran digital, dan administrasi kepegawaian berjalan selaras sejak awal semester. Dengan pemahaman yang sama antara dosen dan unit pendukung, berbagai kendala yang kerap muncul di awal perkuliahan, seperti kesiapan kelas di LMS, kelengkapan dokumen, dan penjadwalan, dapat diantisipasi lebih awal.
Melalui Rapat Koordinasi Awal Perkuliahan ini, Jakarta Global University terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan dan membangun ekosistem akademik yang tertib dan berkualitas, sejalan dengan semangat Kampus Berdampak dan implementasi Diktisaintek Berdampak.

